RSS

Apa kataku?

Benar kan, akan ada yang merinduku. Akan ada hati yang terbakar cemburu.
Akan ada hati yang kehilangan.
Sudah kukatakan sedari awal keputusanmu, “Awas saja kamu menyesal”.
Dan ternyata benar, iya kan?

Kecemburuan, kerinduan, dan kehilanganmu kau lampiaskan dengan kata-kata dan tingkah laku penarik perhatianku. Aku tersenyum getir melihat tingkahmu itu. Tingkahmu bukannya membuatku jadi balas cemburu dan tertarik dengan kata-katamu itu, aku malah prihatin dan bahagia. Ya bahagia.

Tau kenapa?
Karena aku jadi tahu seberapa berartinya diriku untukmu. Sebegitu kehilangannya dirimu padaku? Tersirat dari tingkahmu, dan jalinan kata yang kau rangkai saat kita bertukar kata.

Tapi aku prihatin padamu. Caramu menarik perhatianku dan membuatku cemburu begitu hina. Sebegitu salah tingkahnya dirimu padaku? Sampai segala cara kau lakukan untuk mendapatkan perhatianku?
Kasihan.

Setiap kata dan caramu membuatku cemburu sudah terlambat. Rasaku sudah hilang, hatiku sudah ada yang miliki, cintaku untukmu sudah hilang, pergi.
Seperti yang kau inginkan selama ini kan?
Sudah kukabulkan, tapi malah kau minta lagi.

Maaf ya sayang, semua sudah terlambat. Rasaku itu terlanjur hilang lenyap ditelan sang waktu.
Mau kau minta lagi? Sudah tak bisa.
Benar kan apa kataku?

 
Leave a comment

Posted by on January 11, 2012 in Uncategorized

 

Puisi Lama, nyaris terlupa..

Jika Aku Menyerah..
Sudah berkali-kali aku hendak pergi
Berkali-kali juga siap beranjak
Rupanya hatiku masih berat
Hati sudah terlanjur terikat

aku pun tak ingin begini
aku juga lelah dengan ini
Banyak sudah yang aku kecewakan
Banyak juga yang pergi meninggalkan
Mungkin telah sangat bosan…

Yang paling mengerti akhirnya pergi
Pemberi motivasi berubah antipati
aku tak lagi bisa bercerita
Berbagi semua yang aku rasa

Andai semua bisa sedikit bertahan lebih lama
Mungkin kan mudah menerima
aku hanya terlalu menyayangi
aku hanya begitu nyaman saat bertahan
Tak bisakah ikut larut bersamaku ?
tak bisakah mengerti detak hatiku ?
Ini masih tentang cinta…Tentang setia…Pada yang sama

aku tau, menunggu yang tak pasti itu salah
aku sadar, menanti tanpa ujung juga salah
Tapi aku memilih jadi yang salah

Kelak aku pasti kan beranjak
Bukan karena aku berkehendak
Tapi karena aku telah cukup bijak
Kelak aku pasti kan pergi dan menyerah
Bukan karena saya kalah
Tapi karena aku memilih tuk mengalah

dan saat itu
Akan ada yang merindukan aku
Begitu merindukan aku
Lihat saja ..

 

Saddest

aku marah kamu malah ketawa,
aku lelah kamu minta….

bibirku hanya belum mampu berkata,
bahwa kamu yang kucinta..
dan ragaku hanya belum bisa menata,
bahwa kamu yang punya tahta..

aku, baru mampu bercerita…

apa cuma maianan aku ini buat kamu,
sang pemilik hatiku…?
apa cuma kecewa yang boleh kudekap,
padahal harusnya kamu…?

Rindu
Tawaku masih renyah
senyumku selalu cerah
sapaku tetap ramah
Tapi, hatiku mulai payah
jiwaku kian gelisah
asaku tambah lelah
Aku kembali resah
biar bukan kalah
Adakah yang dapat kulakukan selain pasrah??

 
Leave a comment

Posted by on November 4, 2011 in Uncategorized

 

Bagai badai sehari

Yang hanya datang sekali namun bisa meluluh lantakkan bangunan yang dibuat susah payah bertahun-tahun
Yang datang tanpa kita tahu kapan dia akan datang dan kemudian menghancurkan segala yang ada
Yang datang dengan seenak hati dan kemudian memporak porandakan bangunan-bangunan tanpa memikirkan pederitaan korbannya
Yang kemudian pergi dengan anggunnya menyisakan puing-puing kehancuran, sekali lagi tanpa memikirkan penderitaan korbannya

Badai, sekali terjadi memang namun membawa dampak besar dan sakit berkepanjangan..
Membayangkannya saja tubuh langsung bergetar, ngeri, sakit, ngilu..
Hanya sesaat saja kehadirannya, namun berefek luar biasa..

Namun, apa yang bisa dilakukan saat badai itu datang dan berhasil memporak porandakan hidup? Terima.
Ya, hanya satu kata terima badai yang datang, mengikhlaskan segalanya yang telah berhasil dihancurkannya dan kemudian berharap kehidupan baru akan lebih baik.

Terima kehancuran yang ada, dan mulai hidup baru yang lebih baik sambil berharap tidak akan ada lagi badai yang kedua..

 
Leave a comment

Posted by on October 23, 2011 in Uncategorized

 

Terlalu banyak ingin, terlalu banyak mau, manusia..

Mau ini mau itu, pengen ini pengen itu, semuanya ingin, semuanya mau..

Yah manusia memang makhluk serakah seperti kodrat sejak awal penciptaannya. Semua ingin dikuasai, semua ingin dimiliki, semua ingin “dibisai”.

Sama seperti manusia umumnya, aku pun serakah dengan segala inginku. Satu belum keturutan sudah ingin yang lain.
Kadang, aku ingin ikut sanggar tari, Tari Bali maupun Jawa, karena aku sangat menyukai kedua seni itu. Seakan terhipnotis saat melihat seorang penari menarikan tarian-tarian tradisional itu. Berlenggak lenggok dengan luwesnya, terbalut pakaian tradisional yang cantik. Oleh karena itu aku pun tak mau kalah, ingin menghipnotis orang-orang dengan tarianku dengan lenggak lenggok tubuhku yang terbalut kain cantik seperti mereka.

Tak jarang pula aku ingin kursus memasak, sekolah memasak tepatnya. Igin memperdalam kemampuan memasak yang msh berada dalam rate “standar”. Ingin lebih “mengkhususkan” kemampuan memasak pada satu bidang masakan. Ini terjadi karena, ya aku sangat mencintai makanan (terlihat dari ukuran tubuhku kan?) dan ingin mencipta makanan yang baru, unik, dan membuat orang yang memakannya merasakan sensasi tersendiri, ajaib, tak terlupakan.

Beberapa waktu ini pun aku ingin ikut sanggar tari Internasional, seperti Salsa, Samba, Chacha, atau sejenisnya. Alasanku? Karena dengan melihat orang menari dengan bebas namun cantik dan elegan seperti itu lagi-lagi aku merasa terhipnotis, secara otomatis tubuhku bergoyang, menari. Dan kurasakan adanya kebebasan yang membuncah keluar dari tubuhku.
Seakan selama ini terkurung dalam diriku, terkurung oleh tanggung jawab yang menghimpit kebebasanku. Tanggung jawab untuk orang-orang tersayangku.

Inginku dan mauku lebih banyak lagi, jika di daftar, mungkin tak cukup satu buku untuk menampungnya.

Tapi semua hanya ingin, masih wacana. Sampai sekarang belum satupun keinginanku itu terwujud. Entah karena terlalu malas memulai atau lupa untuk memulai. Namun sebagai manusia, aku selalu berharap semoga semua inginku itu tercapai. Serakah memang,karena aku masih manusia.

 

 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2011 in Uncategorized

 

Twitter to theater

Saat ocehan di twitter berkelanjutan di dunia nyata, betapa lucunya hidup.
Hanya bisa terkekeh melihat drama berkelanjutan yang bermula dari twitter, itung-itung hiburan, itung-itung menambah warna dalam hidup.

Saat keberanian hanya ada dalam dunia maya, dan hilang saat dibawa pada kenyataan, betapa lucunya hidup. Segala tingkah lucu yang bermula dari twitter terbawa hingga ke dunia nyata. Segala ucap yang hanya berani tercelotehkan dalam dunia maya dan diam membisu pada kenyataan.

Ya, saat drama berlanjut dari twitter ke theater hidup ini, betapa lucunya manusia.

 
1 Comment

Posted by on October 10, 2011 in Uncategorized

 

Mengendarai pikiran

Berkendara adalah favoritku. Buatku berkendara adalah media pelarian dari segala masalah-masalahku, mediaku untuk menelusuri alam pikiranku. Memikirkan hidup dulu dan nanti.

Saat berkendara aku merasakan keintiman aku dan diriku. Hanya ada aku dan diriku. Yah terkadang memang suara klakson kendaraan lain suka menggangguku saat aku terlalu terlena oleh pikiranku. Tapi kunikmati itu sebagai pengingatku untuk kembali ke jalanan, ke tempat yang (seharusnya) kutuju.

Ya, berkendara memang kegiatan favoritku. Saat aku marah dan kalut, kupacu motorku dengan kecepatan tinggi, tak peduli akan adanya kematian yang mengintaiku. Ya, dengan “mengebut” aku merasakan adrenalinku naik merayapi seluruh tubuhku, pertaruhan hidup dan mati, dan kurasakan segala kalut dan marahku seakan tersapu oleh angin, pergi.
Dan setelah itu segala masalahku seakan hilang lenyap tak bersisa, dan senyum kembali bisa menghampiri wajahku.
Bodoh memang tapi aku menikmatinya.

Namun terkadang melambatkan kendaraanku adalah alternatif lain untukku. Melambatkan motor berarti membantuku untuk lebih lama menelusuri jalan pikiranku. Membantuku melihat masa lalu dan apapun yang telah kukerjakan, segala  kejadian yang menimpaku, suka duka, dan membantuku merasakan mimpi-mimpiku yang seakan nyata. Melambatkan laju sahabat setiaku ini membantu berkelana ke masa depan, berangan-angan atas hidup yang belum tentu kujalani, merasakan khayalan liar akan masa depanku sesuai inginku tentunya. Atau bahkan mungkin membawaku menuju masa laluku, memutarkan kembali memori indah maupun buruk yang bisa membantuku menghargai setiap detik hidupku saat ini, dan belajar tentang hidup, menjadi manusia yg lebih baik.

Yaa, berkendara adalah favoritku, membuatku bisa menelusuri pikiranku, memaknai hidup, dan belajar tentang hidup..

 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2011 in Uncategorized

 

My first word!

Welcome to my new blog.

Sebenarnya ini adalah blog saya yang kedua, namun ini adalah blog pertama yang saya publish ke publik,hehehe..

Blog ini bercerita tentang perjalanan hidup saya selama beberapa tahun terakhir (beberapa tahun means kurang dari 10 tahun yang lalu, karena long term memory saya yang buruk, hehehe.. ) , tentang keluarga, cinta, persahabatan, study, keseharian saya dan kebodohan-kebodohan yang tidak jarang saya lakukan. Pahit, manis, suka, duka, dan memalukan! Semoga tulisan ini menghibur!

Enjoy!!  :)

 
Leave a comment

Posted by on August 28, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.